KTSP adalah
kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan
pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan, tingkat satuan
pendidikan,
struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan,
dan silabus. Pada KTSP tahap implementasinya
cenderung lebih fokus pada aspek kognitif.
a.
Standar Isi di dalam KTSP meliputi lima
kelompok mata pelajaran sebagai berikut:
1)
Kelompok mata pelajaran agama dan
akhlak mulia
2)
Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan
dan kepribadian
3)
Kelompok mata pelajaran ilmu
pengetahuan dan teknologi
4)
Kelompok mata pelajaran estetika
5)
Kelompok mata pelajaran jasmani,
olahraga dan kesehatan.
b.
Standar proses pembelajaran KTSP
menggunakan pendekatan behaviorisme dan kognitifisme.
c.
Sumber pembelajaran KTSP berasal dari
guru (teacher centered learning)
d.
Standar penilaian dalam kurikulum 2006
cenderung dilakukan menggunakan penilaian akhir tanpa adanya penilaian pada
proses pembelajaran.
e.
KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang
lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.
KURIKULUM 2013
(K13)
Beberapa faktor
yang menjadi alasan
pengembangan kurikulum 2013, yakni :
1.
Pada kurikulum 2013 kompetensi yang ada
di dalamnya memenuhi tantangan masa depan yang dihadapi yaitu arus globalisasi,
masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konfergensi ilmu dan
teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan.
2.
Kompetensi-kompetensi yang ada di dalam
Kurikulum 2013 meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir jernih dan
kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan kemampuan
menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan
toleran terhadap pandangan yang berbeda. Kemampuan-kemampuan tersebut dinilai
mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
3.
Fenomena dan gejala sosial yang ada di
lingkungan kita, seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiatisme,
kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial dibahas dan dijadikan
sumber materi pembelajaran.
4.
Kurikulum 2013 yang akan direalisasikan
tahun ini, memiliki beberapa kriteria, yaitu:
a.
Kurikulum 2013 sangat menekankan
keseimbangan antara aspek kognitif (intelektual), psikomotorik (gerak) dan
afektif (sikap).
b.
Standar proses pembelajaran pada
kurikulum 2013 menggunakan pendekatan konstruktivisme. Sehingga sumber
belajar para peserta didik pun bukan lagi berasal dari guru, tapi dari diri
peserta didik tersebut dan lingkungannya (student centered learning).
Dari kedua
penjelasan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa konsep KTSP tidak sesuai dengan
teori Taksonomi Bloom dan Pendidikan Nilai. Karena KTSP hanya
memfokuskan/meng-unggulkan aspek kognitif saja dalam pembelajarannya.
Sedangkan
pada Kurikulum 2013, konsep yang dikemukakannya sesuai dengan teori Taksonomi
Bloom dan Pendidikan Nilai. Karena pada kurikulum 2013 semua aspek diunggulkan,
sehingga peserta didik bukan hanya menguasai pengetahuan saja, tetapi memiliki
sikap dan keterampilan yang berpendidikan.

0 komentar:
Posting Komentar