|| Blog Pendidikan, Sharing, Game dan Lagu-lagu Buddhis ||

Minggu, 06 September 2015

KURIKULUM



1.      TEORI-TEORI KURIKULUM
KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan, tingkat satuan
pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. Pada KTSP tahap implementasinya cenderung lebih fokus pada aspek kognitif.
a.       Standar Isi di dalam KTSP meliputi lima kelompok mata pelajaran sebagai berikut:
1)      Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia
2)      Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian
3)      Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi
4)      Kelompok mata pelajaran estetika
5)      Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan.
b.      Standar proses pembelajaran KTSP menggunakan pendekatan behaviorisme dan kognitifisme.
c.       Sumber pembelajaran KTSP berasal dari guru (teacher centered learning)
d.      Standar penilaian dalam kurikulum 2006 cenderung dilakukan menggunakan penilaian akhir tanpa adanya penilaian pada proses pembelajaran.
e.       KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.

KURIKULUM 2013 (K13)
Beberapa faktor yang menjadi alasan pengembangan kurikulum 2013, yakni :
1.      Pada kurikulum 2013 kompetensi yang ada di dalamnya memenuhi tantangan masa depan yang dihadapi yaitu arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konfergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan.
2.      Kompetensi-kompetensi yang ada di dalam Kurikulum 2013 meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berfikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan kemampuan menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda. Kemampuan-kemampuan tersebut dinilai mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.
3.      Fenomena dan gejala sosial yang ada di lingkungan kita, seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiatisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial dibahas dan dijadikan sumber materi pembelajaran.
4.      Kurikulum 2013 yang akan direalisasikan tahun ini, memiliki beberapa kriteria, yaitu:
a.       Kurikulum 2013 sangat menekankan keseimbangan antara aspek kognitif (intelektual), psikomotorik (gerak) dan afektif (sikap).
b.      Standar proses pembelajaran pada kurikulum 2013 menggunakan pendekatan konstruktivisme.  Sehingga sumber belajar para peserta didik pun bukan lagi berasal dari guru, tapi dari diri peserta didik tersebut dan lingkungannya (student centered learning).
Dari kedua penjelasan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa konsep KTSP tidak sesuai dengan teori Taksonomi Bloom dan Pendidikan Nilai. Karena KTSP hanya memfokuskan/meng-unggulkan aspek kognitif saja dalam pembelajarannya.
 Sedangkan pada Kurikulum 2013, konsep yang dikemukakannya sesuai dengan teori Taksonomi Bloom dan Pendidikan Nilai. Karena pada kurikulum 2013 semua aspek diunggulkan, sehingga peserta didik bukan hanya menguasai pengetahuan saja, tetapi memiliki sikap dan keterampilan yang berpendidikan.

0 komentar:

Posting Komentar